PENGOLAHAN TEPUNG SAGU

Sagu adalah makanan pokok masyarakat asli papua yang ada di kampung persatuan kabupaten boven digoel, cara pengambilan tepung sagu secara tradisonal, sagu yang sudah umur panen di tebang dibelah buang kulit luarnya, dipangkur atau parut kemudian diperas lalu di diamkan air persaran tersebut lalu diambil tepungnya.

Cara mengkomsumsi sagu biasa di buat sinoli dan bisa juga di buat papeda  dengan lauk ikan atau daging, sampai sekarang. Pada saat ini sagu sudah tidak konsumsi begitu saja tetapi dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai yaitu tepung sagu sudah di pakai sebagai bahan dasar roti, kue kering, ice cream dan lain – lain.

Dengan berkembangnya kemajuan teknologi pengolahan sagu yang dahulu alat pengambilan tepung sagu masih tradisional yang di kerjakan 1 ( satu ) pohon sagu biasa memakan waktu 7 ( hari ) bahkan lebih, tetapi sekarang menggunakan mesin memakan waktu hanya 1 (satu ) atau 2 ( dua ) hari.

Pada akhir tahun 2018, Pemerintah kabupaten Boven digoel, Dinas ketahanan Pangan melaksanakan kegiatan pengolahan tepung sagu dan pembuatan beras analog bagi ibu – ibu PKK di Distrik mandobo, Kampung Persatuan yang bertempat di aula Kantor Kampung Persatuan, kegiatan tersebut dilaksankan pada tanggal 10 – 11 desember 2018,Peserta yang mengikuti kegiatan pengolahan tepung sagu yaitu,ibu – ibu PKK dan Masyarakat kampung Persatuan.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan